Selasa, 26 April 2011

KESEMPURNAAN AL QURAN

Al Qur'an yang secara harfiah berarti "bacaan sempurna" merupakan suatu nama pilihan Allah yang tepat, karena ga ada satu pun yang mampu menandinginya sejak manusia bisa baca tulis 5000 tahun lalu.
tak ada bacaan seperti Qur'an yang "dibaca ratusan juta orang yang ga tau artinya dan ga bisa nulis aksaranya. Bahkan dihafal orang dewasa, remaja, dan anak-anak."
tak ada bacaan yang melebihi Qur'an dalam perhatian yang diperolehnya, bukan cuma sejarahnya secara umum, tapi ayat demi ayat, baik dari segi masa, musim, dan saat turunnya sampai kpd sebab dan waktu turunnya.
tak ada bacaan seperti Qur'an yg dipelajari bukan cuma susunan redaksi dan pemilihan kosa katanya, tapi juga kandungannya yang tersurat, tersirat bahkan sampai kepada kesan yang ditimbulkannya. Semua dituangkan dalam jutaan jilid buku, generasi ke generasi. Trus apa yang dituangkan dari sumber yang ga pernah kering itu, berbeda-beda sesuai dgn perbedaan kemampuan dan kecenderungan mereka, tapi semua mengandung kebenaran. Al Qur'an layaknya sebuah permata yang memancarkan cahaya berbeda-beda sesuai sudut pandang masing-masing.
tak ada bacaan seperti Al Qur'an yang diatur tata cara membacanya, mana yang dipendekkan, dipanjangkan, dipertebal, diperhalus ucapannya, di mana tempat yang terlarang, atau boleh, atau harus mulai berhenti, bahkan diatur lagu dan iramanya, sampai pada etika membacanya.
tidak ada bacaan sebanyak kosakata Qur'an yg berjumlah 77.439 kata, dgn 323.015 huruf yang seimbang jumlah kata-katanya, baik antara kata dgn padanan, maupun kata dengan lawan kata dan dampaknya.
Allah berfirman:

"Allah menurunkan kitab Al Qur'an dgn penuh kebenaran dan keseimbangan."(QS As Syura: 17)

Apa ada kitab, buku, novel, tabloid, majalah, komik yang seperti itu?

"Katakanlah: Seandainya manusia dan jin berkumpul untuk menyusun semacam Al Qur'an ini, mereka tidak akan berhasil menyusun semacamnya, walaupun mereka bekerja sama"(QS Al Isra: 88)

Orientalis H.A.R. Gibb pernah menulis bahwa: "Tak ada seorangpun dalam 1500 tahun ini telah memainkan 'alat' berbunyi nyaring yang demikian mampu dan berani, dan demikian luas getaran jiwa yang diakibatkannya, seperti yang dibaca Muhammad (Al Qur'an)."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar